Peraturan Sepak Bola dan Regulasi Sepak Bola

Seorang pemain sepakbola, harus tahu bagaimana peraturan sepak bola dan regulasi sepak bola yang berlaku supaya pertandingan berjalan secara lancar. Tentu tidak ingin jika seorang pemain dicap sebagai pemain yang sering melakukan pelanggaran karena ketidak tahuan nya. Apalagi setiap permainan sepak bola pastilah ditonton oleh banyak orang dan apa yang terjadi selama pertandingan akan diketahui banyak orang. Jadi, setelah menguasai teknik permainan sepak bola, hal lain yang harus kamu kuasai selanjutnya adalah peraturan sepak bola dan regulasi sepak bola. Berikut adalah ulasannya.

Peraturan Sepak Bola

1. Ukuran Lapangan

Dalam setiap pertandingan bola yang besar, akan sangat teliti terhadap peraturan sepak bola yang berlaku mulai dari ukuran lapangan, bola, gawang, dan sejenisnya. Ukuran lapangan yang harus dipenuhi ketika hendak menyelenggarakan pertandingan harus dipastikan memiliki panjang lapangan 100-110 m, lebar lapangan sekitar 64-75 m, luas daerah gawang 18.35 x 5,5 m, jari-jari lingkaran tengan lapangan sekitar 9.15 m, daerah pinalti 40.39 x 15,5 m, dan terakhir jarak titik pinalti dengan garis gawang sekitar 11 m. Disamping itu, ukuran gawang yang harus diperhatikan memiliki tinggi 2.44 m dan lebarnya 7.32 m. Begitupula dengan bola yang dipakai harus berbentuk bulat, berbahan kulit, keliling lingkarannya 68 sampai 71 cm, dan memiliki berat 396 sampai 453 gram.

2. Berjabat Tangan saat Sebelum Memulai Pertandingan

Peraturan sepak bola selanjutnya yang harus diperhatikan adalah peraturan saat memulai pertandingan yaitu semua pemain harus berjabat tangan dengan semua pemain lawan. Setelah itu, setiap kapten akan dituntun wasit untuk memilih bagian sisi logam yang diinginkan. Tujuannya adalah menentukan siapa yang akan membawa bola awal serta pilihan gawang. Kapten mana yang berhasil memperoleh sisi logam sesuai keinginannya maka bebas memilih gawang pada awal pertandingan. Jumlah pemain dalam setiap permainan sepak bola harus ada 2 tim dengan masing-masing anggota 11 orang dimana salah satunya sudah termasuk penjaga gawang. Apabila pemain hanya berjumlah kurang dari 3 atau 4 pemain dari 11 anggota tersebut memperoleh kartu merah, maka terpaksa harus keluar dari lapangan alias kalah.

3. Harus ada Pemimpin Tim

Peraturan sepak bola lain diantaranya harus ada captain atau pemimpin dalam setiap tim. Tujuannya adalah ketika ada permasalahan saat terjadi pertandingan, captain inilah yang nantinya menjadi perwakilan dari tim untuk berdiskusi dengan wasit. Setiap pemain yang bertanding harus tahu batasan asesoris yang diperbolehkan supaya tidak mengganggu jalannya pertandingan. Misalnya saja masalah jersey. Setiap tim harus punya identitas yang ditunjukkan dengan warna jersey yang dikenakan. Tidak diperbolehkan hanya memiliki satu warna jersey. Jersey yang dipakai harus memiliki 2 macam warna dimana satu untuk pertandingan rumah dan satu lagi untuk laga tandang atau away. Jadi, jangan heran kenapa setiap di home atau away jersey yang dikenakan selalu berbeda.

4. Penggunaan Atribut Sepak Bola yang Sesuai

Asesoris lain yang menjadi salah satu peraturan sepak bola dan harus dipatuhi adalah kaos kaki. Kaos kaki yang dipakai haruslah memiliki satu warna dan efektif melindungi tulang kering dari cidera. Untuk kiper sendiri, sarung tangan sebisa mungkin digunakan agar memudahkan utnuk menangkap bola serta melindungi tangan dari tendangan bola yang keras. Pemain lain boleh mengenakan sarung tangan ketika lapangan yang digunakan dingin atau bersalju. Asesoris yang dilarang adalah anting, kalung, gelang, dan lainnya yang tidak berpengaruh dalam pertandingan. Wasit harus ada dalam permainan sepak bola yang memberikan keputusan apakah pemain tersebut telah melakukan pelanggaran atau tidak. Dalam menjaga jalannya pertandingan, seorang wasit utama dibantu oleh 2 asisten wasit. Asisten wasit ini bertugas memberitahu wasit utama ketika terjadi offside dan adanya throw serta tendangan sudut. Tanda tersebut dilakuakan dengan tanda bendera yang dinaikkan oleh asisten wasit. Waktu permainan sepak bola adalah 90 menit yang dibagi dalam 2 babak. Istirahat diberikan waktu hanya 15 menit sehingga diusahakan tiap pemain dapat maksimal memanfaatkannya.

Nah itu dia beberapa peraturan sepak bola yang perlu diketahui oleh setiap pemain supaya meminimalisir terjadinya pelanggaran. Begitupula dengan para pemain supaya bisa bermain lebih hati-hati dan terstruktur. Pastikan kamu bisa secara detail membaca pola permainan lawan supaya memperoleh kesempatan kemenangan lebih besar.

17 Regulasi Sepak Bola Resmi Terbaru

Regulasi Sepak Bola ditulis oleh Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional, atau IFAB. Pertemuan-pertemuan tersebut diadakan setidaknya setahun sekali serta peraturan serta regulasi memanage seluruh pertandingan nasional. Serta internasional dari organisasi anggota. Saat ini adanya 17 undang-undang individual yang masing-masing berisi sebagian petunjuk serta aturan.

1. Lapangan Bermain

Lapangan sepak bola terbuat dari rumput atau rumput buatan serta mempunyai bentuk persegi panjang. Sisi yang lebih panjang dari pitch dikatakan garis sentuh serta sisi lawan lainnya dikatakan garis gawang. Garis gawang sebisa mungkin antara 50-100 yard serta panjangnya sesegera mungkin setara. Garis sentuh sebisa mungkin antara 100-130 yard serta panjangnya sebisa mungkin setara. Garis-garisnya sebisa mungkin setara lebar, tak melebihi lebih dari 5 inci. Sudut-sudut di lapangan sepak bola dibatasi oleh bendera-bendera pojok.

2. Standar Fisik Bola

Bola memiliki bentuk bulat dan harus memiliki lingkar tidak kurang dari 26.77 inci dan tidak lebih dari 27.60 inci. Itu harus menimbang antara 410-450 gram dan harus meningkat tekanan antara 0,6-1,1 Bar.

3. Jumlah Pemain

Regulasi sepak bola mengenai jumlah pemain adalah sesuatu yang baku. Semua tim sepak bola terdiri dari maksimal 11 pemain dan wajib untuk salah satu dari mereka untuk menjadi penjaga gawang. Kiper adalah satu-satunya pemain tim yang diperbolehkan untuk bermain bola dengan tangan atau lengan selama itu adalah dalam kawasan penalti tim tendangan. Undang-undang permainan tidak memerlukan pemain bebas-kiper untuk memiliki posisi strategis, posisi ini menjadi memutuskan oleh pelatih.

4. Peralatan yang Digunakan

Peralatan sepak bola dasar terdiri dari kemeja, kaus kaki, celana pendek, shin guards dan alas kaki dan mereka dilarang untuk memakai perhiasan dan watches untuk tidak menyakiti pemain lain atau diri sendiri. Kiper harus berpakaian berbeda daripada rekan dan pejabat pertandingan yang mudah dibedakan.

5. Wasit

Wasit mengambil keputusan akhir terhadap seluruh fakta yang terhubung dengan permainan. Serta merupakan satu-satunya pejabat lapangan dengan kekuatan yang dapat memulai maupun menghentikan permainan. Serta dapat menerapkan perlakuan disipliner pada pemain sepanjang pertandingan.

6. Asisten Wasit

Sebagian besar pertandingan sepak bola mempunyai dua pembantu wasit yang ditugaskan di setiap touchline. Mereka mempunyai keharusan untuk menilai kapan bola keluar lapangan, ketika offside berlangsung serta mereka memberi tahu wasit mengenai pelanggaran peraturan bila mereka sudah keluar dari perhatian wasit.

7. Waktu Pertandingan

Sepak bola dewasa memiliki regulasi akan waktu panjang yaitu kurang lebih selama 45 menit dan istirahat 15 menit. Waktu tambahan ditambahkan pada saat akhir babak pertama serta saat akhir bila adanya cedera atau insiden yang mengakibatkan kerugian waktu pertandingan. Dalam sebagian kompetisi bila skor keseluruhan ialah dari pertandingan berjalan dalam dua area 15 menit serta bila situasinya tetap seri atau setara dari pertandingan diputuskan untuk dilakukannya adu penalti.

8. Awal Mula Permainan

Kick off kebiasaannya ditentukan oleh lemparan koin. Tim yang memenangkan lemparan koin mendapatkan kesempatan untuk memperoleh bola. Jika gol sudah tercipta, maka kemudian bola dibawa kembali ke tengah garis tengah lapangan. Serta kick off kembali diberikan oleh tim yang tak mencetak gol saat memulai kembali pertandingan.

9. Bola Masuk dan Bola Keluar

Peraturan sepak bola / regulasi sepak bola ini merupakan hal yang sangat sederhana yang siapapun memahami nya dengan baik. Hal ini berlaku ketika bola berhasil melewati garis gawang, maka dianggap bola masuk atau gol tercipta. Maka wasit berhak untuk meniup peluit dan menyatakan gol tercipta. Jika bola keluar garis lapangan, maka dianggap bola keluar atau dalam bahasa umumnya “out”. Menandakan bahwa bola tersebut harus dilempar oleh salah satu orang dari tim lawan.

10. Metode Perhitungan Skor

Sama seperti poin nomor 9 sebelumnya yang membahas tentang “bola masuk”. Metode skor yang digunakan adalah melihat apakah bola tersebut sudah melintasi garis gawang secara sah.

11. Offside

Suatu offside dapat terjadi disaat pemain penyerang menerima bola saat berada di setengah lapangan lawan dan jika pemain yang menyerang tersebut tidak berada di belakang kedua bek terakhir.

12. Kartu Kuning dan Kartu Merah

Tendangan langsung ataupun tendangan penalti bisa diberikan kepada pemain yang suka melakukan kecurangan demi mempertahankan gawangnya seperti salah satunya ketika para pemain dari tim lawan melukai atau mengotori mereka. Berdasarkan peraturan sepak bola ataupun regulasi sepak bola yang menyatakan bahwa kartu kuning diberikan sebagai bentuk peringatan kepada pemain yang melakukan tindakan curang. Akan tetapi jika pemain sudah mendapatkan 2 kartu kuning, maka pemain harus keluar lapangan. Sedangkan kartu merah diberikan kepada pemain yang melakukan pelanggaran atau kecurangan yang sudah tidak dapat di toleransi. Pemain yang mendapatkan kartu mereka langsung dikeluarkan oleh wasit dan tidak bisa diganti dengan pemain lain.

13. Tendangan Bebas (Free Kicks)

Tendangan bebas bisa dilaksanakan disudut mana saja di lapangan. Tendangan bebas biasa dilakukan jika ada pelanggaran terjadi saat permainan berlangsung. Perlanggan dan atau tanpa kartu yang diberikan.

14. Tendangan Penalty

Tendangan penalty terbagi menjadi 2 jenis. Tendangan penalty yang dilakukan karena kedua team mendapatkan skor yang sama atau seimbang. Kedua adalah tendangan penalty yang diberikan jika ada pemain yang dicurangi atau terkena tindakan kasar dari team lawan di dalam batas garis dalam wilayah kiper.

15. Lempar ke Dalam Lapangan (Throw-in)

Pelemparan diberikan ketika tim pemilik memainkan bola melewati garis sentuh. Pemain yang melepaskan lemparan ke dalam harus melepaskan bola menggunakan kedua tangan secara bersamaan sementara kedua kaki tetap berada di luar garis atau pas di garis lapangan.

16. Goal Kick

Goal Kick dihitung berdasarkan bola yang berhasil melewati penjagaan kiper. Yaitu setelah bola berhasil masuk ke gawang atau berhasil melewati garis dalam gawang tanpa adanya pelanggaran ataupun offside.

17. Tendangan Sudut (Corner Kick)

Tendangan sudut atau corner kick diberikan jika salah satu pemain lawan mengeluarkan bola melewati garis batas lapangan baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Leave a Reply